Jumat, 03 Juni 2011

PERNAK-PERNIK


ULTHA Paduan Suara UPH-4: Rejoice and Sing
Surabaya(3/06) Bersyukur kepada Tuhan yang maha Kuasa adalah suatu hal yang patut disyukuri dengan bertemu dan mengadakan peryaan secara bersama-sama. Ini adalah tindakan dimana kita sebagai insan manusia masih mengapresiasi kasih dan sukacita Tuhan dengan sebagaimana mestinya. Hal serupa ditunjukan oleh Padauan Suara Universitas Pelita Kasih Surabaya yang merayakan Ulang Tahun mereka dengan Tajuk Rejoice and Sing di Aula Gereja Katolik Sakramen Maha Kudus Jalan Pagesangan Baru no .10 Surabaya.
Menurut Leo Alexander Tambunan SE, MM selaku pembina Paduan Suara. Acara ini bertujuan untuk memuliakan Allah atas perenyertaan Allah dan yang kedua berterimaksih atas semua atensi dari warga kota Surabaya yang sudah mendukung acara ini. Lebih jauh acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kampus UPH Surabaya supaya tetap dikenal oleh masyarakat Surabaya.
Acara yang dimulai tepat pada pukul 19:00 dengan sambutan dari Bapak Leo Tambunan juga disertai dengan doa. Acara dari konser ini dibagi menjadi 3 babak : pertama dengan lagu-lagu Klasik yang sudah tidak asing bagi penikmat lagu klasik seperti Cantate domino, O salutaris dan my soul There is a country. Selanjutnya acara ini juga dihibur oleh permainan handbell yang dimainkan oleh siswa dan siswi SMAK St Hendrikus Surabaya. Alunan irama dan nada handbell membuat semua orang yang hadir bertepuk tangan atas permainan anak-anak yang masih dalam usia SMA ini
Harapan Wakil Rektor UPHS Bpk John Batubara agar kegiatan-kegiatan ini semakin aktif . Beliau juga mengapresiasi kinerja dan kerja keras dari Paduan Suara UPH.(Tito)

Jumat, 13 Mei 2011

Pentingnya 3K dalam Hidup Berkomunitas



Pentingnya 3K dalam Hidup Berkomunitas
(Kisah Para Rasul3:1-10)
Dalam kehidupan sehari-hari ada banyak ragam hal yang terjadi didalam dunia ini. Beragam hal ini terkadang membuat kita tidak berdaya bahkan dapat mencekik kita dalam kenyataan hidup yang terus memberikan impresi kita harus berusaha terus mencapai target atau kehidupan yang terbaik. Oleh sebab itu manusia selalu mencari cara untuk menyelesaikan masalah mereka. Salah satu diantaranya mereka hidup berkomunitas. Komunitas yang berasal dari kata komuni: hidup dalam kebersamaan, bersekutu. Dalam kehidupan bersama dengan Kristus, maka kita dapat melihat hidup dalam komunitas ini sangatlah penting adanya dan berbeda dari kehidupan di dunia. Selaras dengan pernyataan tersebut diatas maka kita dapat menilik dari satu ayat dalam kita Kisah Para Rasul 3:1-10. Ada 3 K yang kita memegang peranan penting dalam kehidupan diantaranya:
1. Kesepakatan atau Kesatuan hati didalam doa
Jika kita melihat dalam kitab kisah Para Rasul 3:1 disebutkan bahwa Petrus dan Yohanes naik keatas Bait Allah untuk berdoa. Dari sini kita melihat bahwa kehidupan kedua rasul ini seia dan sekata dalam mengambil waktu untuk bersekutu didalam nama Tuhan Yesus lewat doa. Secara konsisten, kita pun sebagai anak-anak Tuhan harus mau memberi diri dan mengambil waktu untuk berdoa dan bersepakat secara bersama-sama dengan saudara-saudara kita baik dalam berbagai waktu yang ada. Seperti yang dikatakan dalam Yakobus 5:16 doa orang yang benar bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya. Inilah jawaban yang dapat disampaikan lewat doa sebab dengan doa pasti ada sesuatu yang sangat besar terjadi diluar dari pandangan dan pemikiran kita. Oleh karena itu jika kita meyakini kuasa bersepakat dalam doa maka dampak yang timbulkan sungguh sangat dahsyat. Kuasa doa pertama-tama dapat dikembangkan dalam kehidupan keluarga. Lewat keluarga maka segenap keluh kesah dan lain sebagainya anggota keluarga satu dengan yang lain dapat dicurahkan secara penuh tanpa ragu dan akhirnya terjadi kesembuhan secara batiniah secara dini dapat terjadi secara efektif dan efisien. Lebih jauh, didalam gerejapun kita harus terus menerus mendukung kehidupan doa ini sebagai gaya hidup yang tak terpisahkan dalam hidup berkemenangan.Jika hal tersebut dilakukan maka berkat-berkat Allah tercurah secara penuh baik secara jasmani juga terlebih secara rohani dalam seluruh aspek dan asset kehidupan lingkungan keluarga dan secara luas bangsa dan Negara.


2.Kuasa Nama Yesus
Ternyata dalam perjalanan ke bait Allah, kedua Rasul ini melihat seorang lumpuh yang meminta-minta sedekah. Orang lumpuh ini berharap bahwa kedua Rasul ini mau memberinya harta benda atau apapun yang lainnya. Tetapi rasul Petrus mengatakan Emas, Perak tidak ada padaku tetapi apa yang kupunyai kuberikan kepadamu demi nama Yesus Kristus , berjalanlah!( ayat 3:6). Kuasa akan nama Tuhan Yesus merupakan bentuk kepastian hidup yang sangat menentukan bagi umat Allah. Artinya nama Tuhan Yesus yang berarti diurapi ini memiliki kuasa yang menguasai semua mahluk dan semua mahluk ini harus datang dan menyembahNya semua bidang kehidupan sampai kesudahan daripada bumi. Disisi lain nama dari Tuhan Yesus itu juga berarti Imanuel. Artinya Allah berserta kita. Senafas dengan pernyataan itu maka kita sebagai kekasih Tuhan Yesus harus melekat dan sungguh-sungguh yakin bahwa Tuhan Yesus itu tetap selalu nyata dan akan menyertai kita baik dalam suka maupun dalam duka.So secara keseluruhan kita harus percaya dan yakin bahwa Hidup dengan Tuhan Yesus pasti ada jalan keluar dalam berbagai persoalan hidup. Jadi tetap nggandol dan memiliki kasih senantiasa kepada Tuhan Yesus Kristus !!!
2. Kesaksian sebagai bukti Kasih Kristus
Orang lumpuh itu berjalan dalam nama Yesus. Ini menyebabkan semua orang mengetahui dan tercengang akan kekuasaan nama Tuhan Yesus( ayat 3:9-10). Orang lumpuh ini sangat senang sekali dan bahagia bahwa Ia dapat menjadi manusia sempurna sama seperti dengan manusia yang lain. Selanjutnya ia mengikuti perjalanan para Rasul ini. Kita sebagai orang Kristen harus membagikan kesaksian dalam kehidupan kita kepada orang lain. Ini juga mengandung arti kita tidak mengalami kehidupan yang egois tetapi mau membagi kebenaran yang sejati( Kristus ) kepada orang lain. Cara yang sangat praktis dapat kita lakukan dengan mulai membagikan kesaksian diantara teman-teman sejawat sesuai dengan pengalaman yang kita hadapi dalam hidup. Selanjutnya berdoa bagi orang-orang yang kita sudah bagikan kesaksian itu agar kedepan kuasa Allah dapat mencerahkan dan memberi kemenangan sejati dalam kehidupan mereka.
(PETRUS T.R PENGAJAR DI SEKOLAH CIPUTRA SURABAYA)Telepon 08175418132

Minggu, 10 April 2011

HUT GPIB BUKIT ZAITUN -31: Bukit Zaitun Bermazmur

Sabtu(9/04/2011) Kehadiran Gereja sangatlah ditunggu oleh setiap insan umat manusia yang ada dimuka bumi ini. Fungsi dan peranan yang ada ada dalam Gereja adalah memberitakan kesaksian dan pelayanan kristus secara nyata bagi seluruh manusia. Artinya Setiap umat yang menyatakan Kristus sebagai penyelamat harus tetap menyatakannya pula dalam praktek kehidupan sehari-hari dengan baik adanya. Sejujurnya, Gereja harus menjadi tempat jawaban dan kontribusi dalam berbagai harapan, hambatan, gangguan,ancaman dan tantangan dalam masalah kehidupan baik secara individu, kota, bangsa dan negara yang membutuhkan cinta Kasih yang besar dari Sang Juru Selamat Tuhan Yesus Kristus baik hari ini, sekarang dan masa yang akan datang dan terus berkesinambungan di beritakan. Selaras dengan pernyataan diatas maka Pelayanan dan kesaksian yang dinyatakan oleh Tuhan Yesus masih bersinar dalam acara HUT GPIB Bukit Zaitun ke 31. Perhelatan yang sangat sederhana dan bernuansakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang Berbineka Tunggal Ika sangat terpancar dengan gamblang dalam pada Gereja Cabang dari GPIB Bukit Zaitun yang berlokasi di Jalan Klampis Anom XIII Surabaya pada pukul 18:00.
Suasana hujan rintik-rintik disore hari itu tidak menutup semangat dari para jemaat dari anak-anak hingga dewasa untuk bergairah dalam memberi yang terbaik bagi Tuhan. Derap,. Keselarasan gerak yang dilakukan menggambarkan sejarah dari GPIB semenjak ada di bumi pertiwi sampai dengan adanya sekarang sangat memberikan gambaran bahwa GPIB masih tetap adalah gereja presbiterian yang memiliki keleluasan dalam menyebarkan semangat kasih dan kekuatan cinta Kristus ditengah pergumulan dunia yang menggelora khususnya dinegara kita sudah terjadi banyak penyelewengan kekuasaan yang bersifat korupsi, kolusi dan nepostime yang makin merajalela serta bencana alam yang berkecamuk setiap waktu yang tak terduga kemunculannya.
Acara pun dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa yang dimulai dari Vicaris Rina, Penatua Ibu L.S Laisina dan Ibu Pdt.Ivonne Kosakoy, Sth. Doa yang dipanjatkan ini dinaikan untuk setiap keberadaan dari individu juga aspek dan asset kehidupan yang bermukim di Surabaya, Jawa Timur dan juga secara keseluruhan Indonesia.
Harapan dari Ibu Pdt IVonne Kosakoy adalah agar di usia ke 31 tahun GPIB Bukit Zaitun tetap melakukan karya yang terbaik bagi Tuhan Yesus melalui pelayanan dan kesaksian Kristus yang terus- menerus di kembangkan.

Selasa, 22 Maret 2011

Resensi Film

London Boulevard
Film yang mengambil setting di Inggris ini yang cantik tetapi juga memiliki gambaran gamblang tentang kehidupan keras yang mengakibatkan setiap orang untuk mengais keuntungan diatas orang lain. Ini menyebabkan setiap orang harus bergumul dan berjuang untuk merebut semua setiap kesempatan yang ada.
Alkisah dimulai dari kisah dari Ray Mitchel yang baru saja keluar dari penjara dan melakukan tindakan kejahatan yang ia lakukan. Dalam mengarungi kehidupan ia bertemu dengan Billy sosok pribadi tukang tagih (alias) rentenir yang berperangai kejam dan tidak mengenal belas kasihan dalam menagih kesetiap kustomernya. Pergaulan didunia keras menyebabkan Ray Mitchel kembali ke dunia kekerasan yang tidak memiliki arti.Selanjutanya tidak itu saja kehidupan kekerasan yang harus dia jalani karena tekanan kondisi dari Bos Rentenir yakni Gant yang begitu lebih bengis daripada Billy tersebut. Alhasil, Ray mitchel pun harus menghadapi kegarangan boss rentenir itu. Jauh dari kejahatan iapun harus menjaga sosok wanita Inggris Kaya yang so pasti dikelilingi oleh Paparazi. Ini menumbuhkembangkan semangat bagi Ray untuk menjaga image wanita kaya itu tanpa mengenal lelah dan waktu.
Film yang berdurasi 2 jam ini berakhir dengan kematian dari Ray yang tidak dapat berjumpa dengan sang wanita Inggris kaya raya. Akibat tusukan pisau dari anggota dari gant si Boss Rentenir itu.
Sebuah film apik yang membuat film drama ini hidup. Semua actor yang ada didalamnya berani mengekspresikan diri mereka sebagaimana adanya. Khususnya mengandung nilai-nilai kehidupan yang bermakna. Salah satu diantaranya kejahatan tidak dapat membalaskan kebaikan. Oleh karenanya manusia harus saling menghargai dan menyemangati dalam kehidupan maka yang sangat signifikan keharmonisan dapat terwujud dengan baik.

Kiat Orang Sukses: Jangan menyerah Terus mencoba

Mencapai kesuksesan adalah sebuah proses yang tidaklah mudah. Banyak jalan yang berkelok terkadang terjal yang harus ditempuh. Tetapi selalu ada cara dan upaya dalam memberikan kesuksesan yang dapat kita telaah dan kaji lebih dalam. Persis sperti kata pepatah yang mengatakan Banyak Jalan yang menuju ke Roma. Artinya dalam segala hal selalu ada cara dan jalan setiap jalannya. Demikian yang terjadi pada Ariza Puspitasari dengan Maria Octavia. Kedua wanita Kreatif ini mampu dan mau mengadakan inovasi dalam mengerjakan sesuatu. Dan alhasil mereka mampu membuat suatu perubahan yang sangat signifikan dalam kehidupan dengan baik.
Ditemui di dalam usaha pendidikan yang mereka kembangkan di seputar Ruko di Bung Tomo.Mereka sangat begitu interest dalam mengembangkan semua daripada pengembangan generasi penerus bangsa sejak awal khususnya di bidang edukasi yang bertaraf nasional ini. Ketika ditanya tentang kiat kesuksesan yang mereka jalani. Ternyata jawabannya adalah ulet, tidak pernah menyerah,tekun. Ini juga didukung dengan mencoba dengan mencoba dalam menghadapi beragam hal. Tidak sampai disitu saja mereka pun memiliki motivator, inovasi dan juga dukungan dari orang-orang sekitar.
Stagnasi dalam pekerjaan pernah terjadi, selama 2 tahun.Namun mereka terus menerus mencoba untuk membuka bidang-bidang alternative baru dari scientif, dan buku-buku edukasi. Selain itu juga, Pendekatan yang dilakukan kemudian dengan perbincangan dengan person to person lalu dengan institusi sekolah. “Alhasil ada 5 sekolah yang mengikuti kursus yang mereka buat sampai saat ini “ujar para ibu-ibu muda ini
Harapan dari Ariza Puspitasari adalah jangan menyerah dalam mencoba dalam melakukan segala hal. (Pedro)

Minggu, 20 Maret 2011

Resensi Film Trade: Waspadailah Sindikat Penjual Manusia

Sindikasi penjualan manusia atau lazim disebut dengan Human Trafficking sudah menjadi wabah yang sangat merajalela di Daerah Meksiko. Ini merupakan bukti bahwa penjualan manusia sudah bukan lagi barang usang.bagi para mafia penjualan anak dan perempuan. Kurang lebih dari 50.000 sampai dengan 100.000 orang perempuan dan anak melalui perbatasan secara illegal atau alias palsu diperjualbelikan untuk memuaskan nafsu para hidung belang yang tersebar di senatero dunia.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas maka hal ini tergambar secara gamblang dari film trade ini. Sebersit cerita yang dipaparkan dalam 2 jam mengisahkan perjalanan penjualan wanita dan anak yang dilakukan oleh sindikat Rusia. Selanjutnya, penjualan tersebut ternyata membuat seorang anak manusia yakni Andriana di tarik paksa, dan diperlakukan secara tidak senonoh oleh mafia-mafia itu tadi. Kekejaman dan kekerasan yang Andriana alami itu tidak menutup muka dari sang kakak yakni Jorge. Jorge mencari sampai keseluruh sudut kota. Hinggcari ja ia melihat adiknya disebuah desa yakni Juarez. Lalu Jorge mencari jalan untuk membebaskan daripada adiknya Adriana. Alhasil ia menemui jalan buntu. Sampai suatu ketika ia bertemu dengan seorang ditektif yakni Ray. Raypun membantu Jorge.merekapun berkerjasama dalam menemukan Andriana. Alhasil pengejaran membuahkan hasil. Adriana ditemukan dan mereka pulang ke Meksiko dengan segala baik.
Trade merupakan film drama yang bernuansa pendidikan juga aksi. Artinya didalam film ini mencoba mengingatkan kita bahwa kehidupan di dunia luar memang ganas. Menghalalkan segala cara adalah cara yang dunia inginkan dalam memenuhkan kepuasan batin dan spiritual. Oleh sebab itu kita harus mengantisipasi dengan memberikan pendidikan yang baik serta merawat dan menjaga anak-anak kita sebagai penerus bangsa dengan baik dengan memperhatikan 3 indikasi penting yang harus ditengok secara menyeluruh yakni teman sejawat mereka, keharmonisan keluarga dan juga lingkungan pergaulan. Kalau ketiga hal ini dijagai dengan baik maka masa depan anak-anak dapat terjaga aman dan sentosa. So .. mari kita berkerjasama dengan anak kita dan tetap waspadailah Human Trafficking.

Minggu, 06 Maret 2011

Resensi Film King speech: Gagap bukanlah masalah

Kerajaan Inggris adalah salah satu monarki yang sangat memegang kehormatan, kedisiplinan serta kesopanan dalam beragam hal. Hal ini dijunjung tinggi dari waktu ke waktu juga generasi ke generasi. Meski demikian dari sekian hal yang ada dengan segala warna warni adat istiadat juga budaya yang bersemarak sampai saat ini, sebagai insan manusia kerajaan Inggris yang juga adalah bentukan manusia yang tidak luput dari kekurangan dan kelebihan yang ada dalam berbagai macam hal. Salah satu yang contoh paling signifikan adalah menjelang perang dunia ke dua Raja George V memiliki 2 orang anak yang satu bandel dan lainnya gagap. Pertama, Anak yang agak sedikit bandel memiliki perilaku yang tidak menyenangkan di mata masyarakat. Ia suka berpesta pora dan memiliki gaya hidup yang glamour . Tidak berhenti disitu, ternyata kehidupan seksual yang bergelora menyebabkan Raja George V geram akan kepongahan anaknya itu. Hal ini disebabkan Ia akan menikah dengan sosok perempuan yang bercerai 2 kali dalam hidupnya. Dalam sejarah kerajaan Inggris, hal ini sangat memalukan dan tidak mencerminkan posisi raja sebagai kepala Gereja. Artinya Raja tidak dapat menjaga kesucian pernikahan juga sebagai penghinaan yang dalam bagi masyarakat Inggris. Alhasil, anak yang bandel itu mengembalikan tampuk kepemimpinan kerajaan pada saudaranya yang gagap karena kebijakan yang turun temurun dari pemerintahan Inggris.
Disisi lain anak yang gagap inipun jelas-jelas memiliki keterbatasan dalam berbicara. ini dapat mengurangi kesimpatisan masyarakat Inggris karena mereka tidak memiliki raja yang berwibawa dan mampu membawa Inggris sebagai bangsa yang terhormat. Selain itu juga secara global, dunia pun pasti menghina dan mencerca bahwa monarki yang dibangun ratusan tahun lalu memiliki generasi yang gagap alias tidak memiliki karakter yang sempurna dalam memimpin Inggris sebagai bangsa yang memiliki citra terhormat di seantero bumi. Namun dibalik itu semua itu, sang Raja George VI selalu mencari terapi kesembuhan dari berbagai ahli kesehatan. Tetapi hasilnya hanya sebuah nol besar seperti tong yang bergemerincing pada saat itu. Hingga satu ketika sang isteri dari Raja George VI mendapatkan seorang dokter yang dapat memberikan waktu dan menyembuhkan penyakit dari Raja George VI ini. Adalah Lionel Louge sosok pribadi Australia yang jenaka, dramawan , juga ahli dalam mengantisipasi permasalahan gagap. Melalui berbagai latihan percakapan dan pernafasan Raja George VI mau melakukan instruksi dari Dr Louge dengan baik . Tidak berhenti disitu saja, ternyata Sang Raja inipun menghadapi masalah mental dan psikologis yang mendalam. Dari sisi keluarga, Ia merasakan dirinya sangat rendah, dan tidak memiliki kemampuan dalam mengendalikan diri dalam menghadapi massa karena masa lalu yang sering dipermalukan tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Selanjutnya lewat pelbagai proses latihan dan kerja keras bersama dengan Dr Lionel akhirnya sang Raja dapat memberikan pidato dengan baik pertama menjelang perang dunia ke dua melawan NAZI.
Nilai-nilai yang dapat diambil dari film yang berdurasi 2 jam ini adalah sebagai insan manusia kita memiliki kekurangan dan kelebihan tanpa memandang status, ras dan latar belakang. Oleh sebab itu sebagai individu dan anak bangsa, kita harus menyelesaikannya bukan dengan kekuatan fisik, kekayaan atau kekerasan tetapi dengan berpikir jelas dan jernih sehingga setiap masalah yang ada dapat diselesaikan dengan baik.Ini juga harus didukung oleh berbagai pihak. Mulai dari lingkungan keluarga, kampung, dan yang terakhir dalam kehidupan ber bangsa dan bernegara sehingga semuanya dapat terpadu bukan karena yang kuat yang benar atau yang besar( mayoritas) itu dapat mengalahkan minoritas tetapi selalu memperhatikan semua aspek dan kepentingan sehingga kedepan akan tercipta sebuah kemaslahatan bersama.
Jadi Gagap bukanlah masalah bagi setiap individu juga masyarakat tetapi memiliki rasa tanggung jawab dan menghargai pribadi lepas pribadi kepada Tuhan serta mengutamakan kepentingan umum lebih penting dari individu inilah yang menciptakan keheningan dan ketertiban yang mendatangkan kesejahteraan bersama di berbagai bidang kehidupan. (Pierre)